Close
  • Email utama

    bappenda@ntbprov.go.id
  • Call Center

    1500186
  • Berita
  • /
  • Berita Bappenda Provinsi NTB

TPP dan E SIPJA untuk profesionalitas ASN

2021 menjadi era baru dunia birokrasi Indonesia dan NTB pada khususnya. Pada tahun ini berlaku TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) yang didukung oleh E-SIPJA, sebuah aplikasi yang mengukur kinerja ASN.

TPP merupakan kabar gembira sekaligus peringatan bagi ASN. Kabar gembira bagi ASN rajin dan peringatan bagi ASN malas. Di sini kinerja menjadi ukuran besaran pendapatan yang akan diterima. Membolos dan kerja tidak profesionalitas merupakan dua hal yang akan terhapus lewat TPP dan E SIPJA.

Hal ini tergambar secara eksplisit dalam kegiatan sosialisasi E- SIPJA yang dilaksanakan di aula Bappenda Provinsi NTB pada hari Selasa, 29 Desember 2020.

"E-SIPJA akan menjadi ukuran kinerja dan menjadi dasar penerimaan TPP", ujar Irwan Jaya, Kepala Bidang Evaluasi, Kinerja dan Kesekahteraan BKD Provinsi NTB.

Selain itu, dualitas dalam kesatuan antara TPP dan E-SIPJA memerlukan tekad kerja keras yang didukung kemandirian ASN itu sendiri untuk dapat menjalankan program baru ini dengan baik. Tanpa tekad kerja keras dan kemandirian, ASN dapat terkena dampak yang tidak diinginkan, yaitu berkurangnya penghasilan.

"Masing-masing ASN diminta untuk secara mandiri menilai diri sendiri setiap harinya", ucap Sekretaris Bappenda NTB, Hj. Eva Dewiyani, SP.

Penilaian ini sendiri dilakukan secara berjenjang baik oleh masing-masing staf kemudian meningkat pada tiap sub bidang lalu tiap bidang dan Kepala Badan. Sistem penilaian berjenjang ini akan menghindari adanya kecurangan dalam pengisian E-SIPJA. Sehingga kinerja benar-benar menjadi panglima dalam keseharian ASN.

"Setiap kepala bidang dan sub bidang juga mengisi E-SIPJA supaya terjadi kecocokan data", ujar Irwan Jaya, Kepala Bidang Evaluasi Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKD

Kabar gembira lain dari TPP dan aplikasi E-SIPJA ini adalah, ASN memiliki kesempatan untuk melakukan tindakan terobosan yang memiliki unsur kreativitas. Di mana terobosan ini akan memberikan penilaian tersendiri.

"E-SIPJA memiliki kolom sendiri untuk terobosan yang kreatif dalam kinerja ASN", ujar Irwan Jaya Kepala Bidang Evaluasi, Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai BKD.

Tak pelak, TPP dan E-SIPJA memang menjadi ukuran baru penilaian ASN yang akan mendorong birokrasi Indonesia dan NTB pada khususnya menjadi lebih profesional dalam bekerja meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Share :


Berbagi itu indah !!