Close
  • Email utama

    bappenda@ntbprov.go.id
  • Call Center

    1500186
  • Berita
  • /
  • Berita Bappenda Provinsi NTB

SIAPKAN MENTAL SAMBUT 2021

Tantangan 2021 tidak lebih ringan dari 2020 karena kebutuhan dana pembangunan terus meningkat seiring pertambahan kualitas dan kuantitas masyarakat NTB. Untuk itu, seluruh elemen Bappenda NTB harus mampu terus meningkatkan kinerja dan kreatif dalam memecahkan masalah yang ada demi memenuhi kebutuhan dana pembangunan provinsi NTB.

Tekad ini tergambar dalam acara Rapat Koordinasi Teknis Bappenda NTB yang dilaksanakan di Aula Bappenda NTB pada hari Rabu, 6 Januari 2021.

Rapat ini dihadiri seluruh unsur pimpinan dari Bappenda induk dan UPTB se-NTB. Tujuan rapat ini adalah membangun kesatuan pandangan dan kerja kreatif bersama guna menyambut tantangan 2021.

"Yang paling penting dari pertemuan ini nanti bisa ada rumusan taktis dan strategis dari masalah-masalah yang sudah diungkap tadi", ujar Kepala Bappenda NTB, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si

Dalam rapat tersebut Kepala Bappenda, Dr. Ir. H. Iswandi M.Si menekankan perlunya upaya serius untuk meningkatkan kesadaran masyarakat memenuhi kewajiban pajaknya kepada daerah.

"Mari kita fokus Bagaimana mempertahankan yg aktif bahkan meningkatkannya dan memulihkan TMDU", tegasnya.

TMDU merupakan singkatan dari Tidak Melakukan Daftar Ulang atau bahasa populernya tidak memperpanjang masa berlaku STNK.

Di acara tersebut, Kepala Bidang Pajak, Mohammad Husni, S.Sos, M.Si juga mengungkapkan satu kendala terbesar yang selama ini menjadi hambatan bagi masyarakat NTB untuk menunaikan kewajibannya.

"Ada kerawanan pembaharuan STNK, kalau kita sudah masuk pergantian STNK, situasi sudah mulai rawan karena ada beberapa masalah yg menyelimuti seperti persyaratan yang harus dipenuhi. Karena itulah kita harus bantu dengan pelayanan yg baik", ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa di tahun 2020, Bappenda NTB telah berhasil melampaui target Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)Dari target sebesar 415 milliar, dicapai pendapatan sebesar Rp 431.722.673.784. Namun, target (PKB) 2021 meningkat pesat, yaitu 470 milliar. Peningkatan target yang cukup tinggi ini, selain untuk membiayai pembangunan, juga untuk memenuhi kebutuhan penanganan corona di tahun 2021. Bagaimanapun pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat NTB merupakan prioritas utama.

Guna mencapai target tersebut, Dr. Ir. H. Iswandi, M.Si menekankan perlunya peningkatan samsat keliling.

"Fenomena pelayanan mobile semua grafiknya naik artinya, bergerak dapat barokah. Kita harus banyak dilapangan", ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Bappenda NTB, Hj. Eva Dewiyani, SP mengusulkan untuk mengaktifkan seluruh staf baik ASN maupun tenaga kontrak untuk ikut turun kelapangan.

"tahun 2021 ini Bappenda memiliki 303 tenaga kontrak. Jika semua bisa ikut turun bersama staf lainnya, maka akan bisa mendorong peningkatan pendapatan", ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Ir. H. Iswandi meminta seluruh elemen Bappenda NTB untuk memiliki semangat juang pantang menyerah demi tercapainya target sehingga pembangunan NTB 2021 dapat berjalan lancar.

"Bapak dan ibu harus mempersiapkan mental untuk menghadapi tantangan dan memenuhi harapan pemerintah daerah", tegasnya.

Share :


Berbagi itu indah !!